- Pondasi tangga
- Sebagai dasar tumpuan (landasan) agar tangga tidak mengalami penurunan, pergeseran.
-
Pondasi tangga bisa dari pasangan batu kali, beton bertulang atau
kombinasi dari kedua bahan dan pada dibawah pangkal tangga harus diberi
balok anak sebagai pengaku pelat lantai, agar lantai tidak menahan beban
terpusat yang besar.
- Ibu tangga
- Merupakan bagian dari tangga sebagai konstruksi pokok yang berfungsi untuk mendukung anak tangga.
- Anak tangga
-
Anak tangga berfungsi sebagai bertumpunya telapak kaki, dibuat dengan
jarak yang sama dan selisih tinggi (trap) dibuat, supaya kaki yang
melangkah menjadi nyaman, enak untuk melangkah, bentuk anak tangga dapat
divariasikan sesuai selera pemilik atau arsiteknya.
- Pagar tangga
-
Pagar tangga atau reilling tangga adalah bagian dari struktur tangga
sebagai pelindung yang diletakkan disamping sisi tangga dan di pasang
pada/ diatas ibu tangga untuk melindungi agar orang tidak terpelosok
jatuh.
- Pagar tangga dapat dibuat dengan macam - macam
variasi agar lebih artistik dan pada lantai tingkat disekitar lubang
tangga harus dipasang juga pagar pengaman agar penghuni tidak terjerumus
jatuh.
- Penggunaan tangga
-
Merupakan batang yang di pasang sepanjang anak tangga untuk bertumpunya
tangan agar orang turun naik tangga merasa lebih aman, pegangan tangga
bertumpu pada tiang - tiang tangga yang tertanam kuat pada ibu tangga.
- Bordes
-
Adalah pelat datar diantara anak - anak tangga sebagai tempat
beristirahat sejenak, bordes di pasang pada bagian sudut tempat
peralihan arah tangga yang berbelok.
- Untuk rumah tinggal, lebar bordes antara 80 - 100 cm dan untuk bangunan umum, lebar bordesnya dibuat antara 120 - 200 cm.
- Dapat dibuat dengan 3 model, yaitu Bordes tangga lurus, bordes tangga L dan bordes tangga U.
· Macam - macam bentuk tangga
-
Bentuk tangga dapat disesuaikan dengan beda tinggi lantai dan ruangan
yang tersedia. Untuk menambah suasana yang harmonis dalam ruangan,
bentuk tangga juga sebaiknya dibuat indah dan serasi dengan interior
ruangan.
- Dengan makin majunya tingkat kebudayaan manusia,
perkembangan teknologi yang memproduksi bahan dan alat bangunan, ide
para seniman, maka bentuk tangga makin lama makin berkembang bervariasi,
bahkan dewasa ini bentuk sudah merupakan seni tersendiri.
- Dalam buku ini hanya dibatasi pengetahuan akan berbagai bentuk tangga yang umum banyak dipakai, yaitu:
1. Tangga lurus,
2. Tangga miring,
3. Tangga lengkung,
4. Tangga siku,
5. Tangga lingkar
· Perhitungan dan standarisasi bentuk tangga serta ukurannya
Membuat
tangga disamping keindahan perlu diperhatikan segi - segi teknisnya,
harus diperhatikan juga kemudahan, rasa aman, bagi orang yang
melaluinya.
- Lebar anak tangga;
a) Untuk rumah tinggal, lebar anak tangga 80 cm.
b) Untuk bangunan umum, lebar anak tangga 120 cm s/d 200 cm.
c) Untuk tangga darurat, lebar anak tangga bisa 70 cm.
Tetapi dapat juga diperhatikan jika yang melewati berpapasan di satu anak tangga:
a. Untuk satu orang, lebarnya 60 - 80 cm
b. Untuk dua orang, lebarnya 120 cm
c. Untuk tiga orang, lebarnya 180 cm
- Lebar dan tinggi anak tangga (trap);
Semua
anak tangga harus dibuat bentuk dan ukuran yang seragam, dan untuk
memberi kenyamanan bagi yang turun dan naik tangga perlu diperhatikan
lebar dan tinggi anak tangga.